encarian yang dilakukan Basarnas, Polisi, TNI, Tagana, PMI, dan warga terhadap Odi Takwa Ilahi (16), yang terseret arus bendungan desa Talang Padang kecamatan Talo Kecil akhirnya membuahkan hasil. Korban berhasil ditemukan pada senin (20/7/2020) pagi dalam kondisi sudah meninggal dunia.
Kepala Basarnas Bengkulu, Abdul Hamid (20/7/2020) menyebutkan, korban ditemukan sekitar pukul 07.25 WIB. Lokasi penemuan jenazah korban berada tiga kilometer dari lokasi pertama kali ia dilaporkan tenggelam.
“Ditemukan pukul 07.25, sampai di rumah duka sekitar pukul 07.35 atau berjarak sepuluh menit dari lokasi ditemukan. Lokasi korban ditemukan berjarak tiga kilometer dari lokasi pertama ditemukan, yakni di desa Sukamerindu” jelas Abdul Malik.
Sesampainya di rumah duka, jenazah korban langsung disambut isak tangis keluarga. Rencananya jenazah korban langsung dimakamkan di TPU setempat.
“Korban langsung dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan siang hari ini. Pihak keluarga korban menerima kejadian ini secara ikhlas” jelas Kapolsek Talo, Iptu Sodri.
Korban diduga meninggal dunia karena kehabisan nafas, saat berupaya menyelamatkan diri dari terjangan air di Bendungan. Perisitiwa tenggelamnya korban berawal dari korban bersama adiknya mandi di aliran bendungan, dan tiba tiba datang air kiriman dari hulu sungai.
“Lokasi hanyutnya korban tersebut memang sering digunakan oleh warga sekitar untuk mandi di sungai karena selama ini dikenal memiliki aliran air yang dangkal dan tenang. Arus air besar yang datang secara tiba tiba tersebut diduga terjadi karena adanya hujan lebat pada hulu sungai yang kemudian menyebabkan naiknya volume air” jelas Sodri. [IT2006]
Sumber: https://pedomanbengkulu.com/2020/07/korban-terseret-arus-ditemukan-meninggal-dunia/


